![]() |
| Sumber: google.com |
Salah satu dari fitur yang kerap dibanggakan WhatsApp adalah
enkripsi end-to-end. Pesan yang dikirim dan diterima dienkripsi secara
keseluruhkan, sehingga mencegah peretas untuk menyusup ke dalam perangkat si pengguna.
Namun, ternyata masih saja terdapat kerentanan yang ditemukan.
Mengutip laporan dari The Financial Times, Selasa (14/4),
baru-baru ini WhatsApp mengungkapkan kalau adanya kerentanan yang memengaruhi
aplikasinya. Kode berbahaya yang dikembangkan oleh perusahaan bernama NSO Group
dapat diinjeksi ke dalamnya, menginfeksi pengguna WhatsApp di perangkat iOS tersendiri
begitu juga dengan Android.
Kode ini pada dasarnya adalah spyware yang memungkinkan untuk
si penyerang memata-matai perangkat korbannya.
"Serangan ini memiliki semua keunggulan perusahaan
swasta, yang dikenal bekerja dengan pemerintah untuk memberikan spyware yang
dilaporkan mengambil alih fungsi sistem operasi ponsel," kata WhatsAppdalam sebuah pernyataan.
Sampai saat ini belum dapat dipastikan terdapat berapa banyak
perangkat yang mungkin saja terdampak dari serangan ini. Sebagai antisipasi,
WhatsApp dilaporkan sudah melakukan
perbaikan pada celah keamanannya itu.
Seluruh pengguna disarankan untuk memperbarui aplikasi WhatsAppmereka guna menghindari risiko terinfeksi oleh spyware ini.
Sumber: akurat.co

Tidak ada komentar:
Posting Komentar