![]() |
| Sumber: google.com |
Tiga desa di kawasan Tanjung Palas Timur, Kalimantan Utara
(Kaltara) sudah terendam banjir sejak Minggu (12/5/2019), sudah diperkirakan
karena adanya banjir kiriman dari Kalimantan Timur.
Desa yang terendam banjir di Tanjung Palas Timur antara lain
yang adalah Desa Sajau Metun, Desa Tanjung Agung, dan Desa Wunomulyo.
Ketinggian banjir dilaporkan mencapai sekitar 50 cm hingga 80 cm.
Kawasan itu menjadi rawan sekali banjir diduga karena adanya
pembukaan lahan di perkebunan sawit di desa tersebut. Faktor lain banjir juga
akibat tingginya curah hujan di Sungai Sajau, Giram Batu Tulis (Berau),
Kalimantan Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
diharapkan dapat memberikan informasi mengenai cuaca di kawasan Batu Tulis
Berau, sehingga dapat dipantau untuk peringatan dini bagi Kaltara dan warga
sekitarnya.
Hal itu pun sudah disampaikan Kepala Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kaltara H.Pandi didampingi Kepala BPBD Bulungan Patoka di
Tanjung Selor, Minggu (12/5/2019).
Seorang warga desa Tanjung Agung SP 4, Yamin mengatakan
banjir mulai terjadi dini hari dan terus
membesar sehingga siangnya merendam rumah warga.
"Saya dari Tanjung Selor kesulitan mencari rumah disana
karena banjir," kata Yamin.
Jika curah dan intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari
ini dikhawatirkan banjir akan meluas.
Ia juga berharap agar pemerintah dan instansi terkait segara
mengambil langkah untuk penanganan banjir.
"Banjir juga terjadi akibat aktivitas pembukaan lahan
sawit terus terjadi, kami berharap masalah lingkungan dikaji ulang," kata
Yamin.
Sumber: akurat.co
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2327762/original/029042900_1534134441-CLC102-89_2018_004134_hd.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar